Tips Mengolah Keterampilan Membaca untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar

Husnahisaba.com – Membaca adalah sebuah aktivitas yang bertujuan untuk mencari, melihat, dan memahami isi suatu bacaan atau tulisan. Membaca merupakan cara bagi pembaca untuk mendapatkan pesan serta pengetahuan yang disampaikan oleh seorang penulis dalam sebuah media tulisan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, membaca yaitu melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis baik dengan melisankan atau dalam hati saja.

Pengertian membaca menurut KBBI tidak jauh berbeda dengan pengertian sederhana yang saya tulis di awal paragraf. Pada intinya mengarah pada satu tujuan yang sama.

Di era modern seperti sekarang ini, untuk dapat menyeimbangkan kemajuan zaman dan teknologi, terdapat sesuatu yang lebih penting dan harus kita perhatikan dari sekedar aktivitas menulis sebagaimana yang telah saya singgung pada postingan sebelum-sebelumnya, bahkan jika kita mengabaikannya maka aktivitas menulis tidak akan berjalan dengan lancar. Aktivitas tersebut adalah membaca.

Bagi banyak orang, membaca merupakan suatu tugas yang berat. Tahukah teman-teman pembaca semuanya? Menurut survey, orang-orang di negara kita merupakan orang-orang yang tidak suka membaca, loh.

Berdasarkan hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) yang dilakukan terhadap 70 negara. Indonesia berada pada peringkat ke 62 dari 70 negara yang disurvey minat bacanya.

Berdasarkan survey peringkat literasi di dunia oleh Central Connecticut State University (CCSU). Indonesia berada pada peringkat ke 60 dari 61 negara yang disurvey.

Sangat miris dan memprihatinkan sekali ya, Sob. Minat baca dan literasi di negara kita berada pada posisi terpuruk dengan level terendah.

Mungkin ini menjadi penyebab mengapa banyak bermunculan sebuah gerakan-gerakan untuk membudidayakan literasi. Pemerintah pun dengan gencar meluncurkan serta menggalakkan program-program yang diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca serta budaya literasi di negara kita tercinta ini.

Seharusnya sudah menjadi tugas kita sebagai individu dengan menyadari dan mulai membiasakan diri untuk membaca dan menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan dalam rutinitas harian kita.

Karena membaca adalah gerbang dunia sedangkan buku adalah jendela dunia. Membaca adalah kunci untuk menguasai dunia. Semakin banyak membaca, semakin luas wawasan kita dalam memandang dunia. Membaca itu ibarat menambang. Semakin dalam, semakin banyak hal berharga yang didapat.

Bahkan wahyu yang pertama kali turun kepada Nabi Muhammad SAW. adalah perintah untuk membaca.

Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa membaca itu memang sangat penting untuk kita lakukan.

Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit berbagi tips keterampilan membaca untuk meningkatkan kemampuan belajar.

Dalam proses belajar atau menuntut ilmu, pastinya membaca memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan belajar.

Buku menjadi sumber rujukan berbagai ilmu pengetahuan. Untuk dapat mengetahui serta memahami isi di dalamnya tentunya didapat dengan cara membaca.

Namun, kadang kala kita membaca, tapi tidak mendapatkan apa-apa atau hanya sedikit saja yang didapat dari keseluruhan apa yang dibaca.

Pernahkah sobat mengalami sesuatu hal saat membaca dan sampai pada bagian akhir halaman, sobat bertanya pada diri sendiri, “Apa yang baru saja aku baca tadi?”

Tidak jarang kita membaca ulang apa yang sudah dibaca, bahkan berkali-kali.

Adakah diantara teman-teman yang pernah mengalami hal itu?

Jika ada, sayang sekali, yah. Sudah capek membaca banyak halaman, menghabiskan waktu yang lama untuk membaca, tapi hanya sedikit yang didapat.

Tenang saja, tulisan ini akan berusaha memecahkan permasalahan di atas.

Tips Mengolah Keterampilan Membaca

1. Singkirkan Mitos-Mitos tentang Membaca yang Sobat Percayai

Kalau kita ingat dulu ketika masih kecil, saat kita belum bisa membaca, terbayang perjuangan yang dilakukan untuk bisa membaca, dimulai dari mempelajari huruf demi huruf, naik tingkat lagi kata demi kata, naik tingkat lagi kalimat demi kalimat, dan seterusnya sampai saat ini kita bisa dengan mahir membaca sebuah tulisan.

Namun, yang menjadi permasalahan adalah seiring berjalannya waktu seseorang cenderung semakin malas untuk membaca. Maka dari itu perlu adanya kesadaran untuk mengasah keterampilan membaca, agar aktivitas baca yang kita lakukan menjadi semakin produktif dan menyenangkan.

Kini saatnya bagi sobat semua untuk mendorong keterampilan membaca untuk mengejar kemampuan mental pada diri sobat, dan langkah pertama yang harus sobat lakukan adalah dengan menyingkirkan mitos-mitos yang berkembang sehingga menjadi sebuah paradigma yang kita yakini dalam membaca.

Mitos-mitos tentang membaca diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Membaca itu sulit.
  • Membaca itu membosankan.
  • Membaca itu melelahkan.
  • Membaca hanya diperuntukkan bagi orang-orang kutu buku.
  • Tidak boleh menggunakan jari ketika membaca.
  • Membaca harus dilakukan dengan mengeja kata per kata.
  • Membaca haruslah perlahan-lahan agar dapat memahami isinya.

Jika sobat pembaca mempercayai salah satu dari mitos-mitos di atas, singkirkanlah mereka sekarang juga! Gantilah semua itu dengan beberapa pemahaman baru di bawah ini, dan sobat telah menempuh sebuah langkah yang tepat untuk menjadi pembaca yang lebih baik.

Ganti mitos-mitos di atas dengan gagasan baru sebagai berikut:

  • Membaca itu mudah.
  • Membaca itu menyenangkan.
  • Membaca itu penuh energi positif.
  • Membaca menjadi kebutuhan pokok semua orang.
  • Tidak ada salahnya membaca menggunakan jari sebagai penunjuk.
  • Boleh membaca banyak kata sekaligus.
  • Boleh membaca dengan cepat demi mengefisienkan waktu dan tetap memahami isi bacaan.

Walaupun untuk dapat memiliki keterampilan membaca yang komprehensif ini merupakan proses yang kompleks, tetapi itu merupakan salah satu hal yang dapat dicapai oleh otak manusia, sudah banyak manusia-manusia di belahan bumi ini yang dapat membuktikannya.

Katakan pada diri sendiri penegasan-penegasan ini:

“Aku sadari bahwa membaca itu mudah. Aku adalah pembaca yang hebat. Aku dapat membaca dengan cepat dan memahami isi bacaanku.”

2. Mempersiapkan Diri

Setiap aktivitas, apa pun yang kita lakukan, jika ingin mendapatkan hasil yang optimal dan maksimal dari aktivitas tersebut, maka harus dilakukan dengan persiapan yang matang. Demikian pula dengan membaca.

Untuk mengasah keterampilan membaca, maka biasakan untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membaca. Keadaan mental dan fisik merupakan kunci-kunci penting untuk menjadi pembaca yang lebih baik.

Sebelum mulai membaca, luangkan waktu beberapa saat untuk menyesuaikan keadaan mental dan fisik sobat. Ini disebut “mempersiapkan diri”, dan percaya atau tidak, dengan melakukan ini kecepatan membaca sobat akan bertambah sedikit demi sedikit. Cobalah kebiasaan ini sebelum membaca.

Mempersiapkan diri sebelum membaca dapat meliputi beberapa hal:

  • Meminimalkan gangguan yang kelak akan mengganggu aktivitas baca.
  • Duduklah dengan nyaman (Usahakan duduk dengan sikap tegak).
  • Tenangkan pikiran.
  • Gunakan jari atau benda lain sebagai alat petunjuk bacaan.
  • Lihat sekilas bahan bacaan yang akan dibaca sebelum mulai membaca.

3. Jadilah Pembaca Aktif

Sobat harus selalu ingat rumus 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how) yang dulu pernah dipelajari pada saat kita duduk di bangku sekolah dasar, bahkan sampai benar-benar terpatri yah di kepala atau ingatan kita, karena saking seringnya diulang-ulang oleh guru di sekolah.

Ke-enam unsur tersebut sangat berperan penting bagi seorang pembaca aktif. Apa? Siapa? Kapan? Dimana? Kenapa? Dan Bagaimana? Hadirkan ke-enam pertanyaan tersebut pada saat sobat sedang membaca. Boleh sobat tulis teksnya atau boleh juga sobat petakan dalam pikiran sobat sendiri, begitupula dengan jawaban yang berhasil sobat temukan dari hasil membaca.

Untuk menjadi seorang pembaca aktif, sobat pembaca juga bisa mengembangkan kemampuan berbicara, menulis, dan meneliti. Jika sudah mengembangkan tiga kemampuan tersebut, percaya deh, predikat pembaca aktif akan melekat dengan sendirinya di dalam diri sobat.

Tentunya sampai pada poin ketiga ini pun dalam proses pencapaiannya diperlukan waktu, ketekunan, dan kesabaran yang harus kita lakukan secara konsisten. Tidak apa-apa, sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Keuntungan menjadi pembaca aktif adalah sobat dapat dengan mudah memahami isi sebuah bacaan sekalipun ketika sobat membacanya dengan tingkat kecepatan yang tinggi. Selain cepat, kita juga bisa mendapatkan pesan atau informasi dari apa yang kita baca dengan tepat dan akurat. Luar biasa sekali, yah.

Maka dari itu, yuk.. Kita semua berproses mengasah kemampuan dan keterampilan membaca, sampai kita berhasil menjadi seorang pembaca aktif. Manfaat dan keuntungannya yang sangat luat biasa itu bisa kita rasakan sendiri, jadi gak ada ruginya, deh.

4. Utamakan Membaca Gagasan sebuah Tulisan

Inti dari apa yang disampaikan oleh seorang penulis kepada pembaca adalah gagasan utamanya. Kata-kata diluar gagasan yang terdapat dalam tulisan merupakan sebuah alat atau pengantar untuk menyampaikan sebuah gagasan utama.

Bagi yang belum terbiasa, mungkin akan sangat sulit jika langsung menemukan gagasan sebuah tulisan tanpa harus membaca kata demi kata yang terdapat dalam tulisan tersebut.

Satu-satunya cara agar dapat memahami gagasan tersebut adalah dengan membaca kata-kata dalam konteks yang berhubungan. Ketika sobat membaca sebuah kata satu demi satu, otak akan bekerja lebih keras untuk mengartikannya. Alih-alih membaca masing-masing kata, dapatkan seluruh gambaran dengan melihat seluruh ungkapan, kalimat, dan paragrafnya.

Untuk dapat menemukan gagasan utama dalam sebuah tulisan, tidaklah terlalu sulit jika sobat membiasakan diri untuk teliti dan cermat dalam membaca sebuah tulisan. Sobat harus benar-benar fokus serta membaca paragraf demi paragraf dengan seksama.

Biasanya kita dapat menemukan gagasan utama di awal (kalimat deduktif) atau diakhir paragraf (kalimat induktif), bisa jadi ada pada keduanya (campuran). Itulah mengapa sobat perlu membacanya dengan seksama.

Saya sarankan untuk sobat semuanya agar banyak-banyak berlatih sedini mungkin, biasakanlah membaca dengan seksama, cermat, dan teliti.

5. Libatkan Seluruh Indra yang Sobat Miliki

Kita dianugerahi sebuah Indra oleh Tuhan, yang mana fungsinya tentu berbeda-beda. Indra yang kita miliki bisa kita manfaatkan dan optimalkan untuk kepentingan membaca dalam rangka menunjang aktivitas belajar.

Kegiatan membaca tidak lepas dari sebuah proses berpikir dan berimajinasi. Sebenarnya bukan hanya itu. Kita perlu menghadirkan unsur rasa dalam setiap kegiatan membaca.

Dengan melibatkan rasa, apa yang kita baca akan menyentuh dan mengetuk setiap relung hati dan menjelma menjadi sebuah pemahaman dan tindakan yang tertanam di dalam diri seseorang.

“Apabila Anda sedang mempelajari hal baru, pada dasarnya itu berarti memasukkan informasi dari luar. Jadi, baik Anda membaca, mendengar, menyaksikan, maupun melakukan, semuanya menggunakan indra” – Colin Rose.

Setiap orang memiliki kecenderungan yang berbeda-beda dalam proses penerimaan informasi dari luar, ada yang gaya belajarnya secara visual, auditorial, atau kinestetis. Pada dasarnya semuanya melibatkan indra yang kita miliki.

Gunakan indra pendengaran sobat dengan cara membaca secara keras atau dengan suara nyaring. Untuk melibatkan indra kinestetik dan visual, sobat bisa menggarisbawahi hal-hal yang dianggap penting dengan stabilo dan gambarlah sesuatu di tepinya untuk membantu sobat dalam memahami konsep-konsep dalam tulisan tersebut.

  • Membaca dan memvisualkan bahannya. Berarti sobat sudah melihatnya.
  • Membaca dengan suara nyaring. Berarti sobat sudah mendengarnya.
  • Menulis atau mencatat pokok permasalahan dari apa yang dibaca. Berarti sobat sudah melakukannya.

Lengkap sudah semua indra kita gunakan untuk proses membaca.

Sudah siap untuk melibatkan seluruh indra ketika membaca dan merasakan khasiatnya?

6. Ciptakan Minat

Seseorang jika sudah memiliki minat yang besar terhadap sesuatu, bagaimana pun sukarnya persoalan itu dipandang, mereka akan dengan senang hati melakukannya, bahkan tanpa beban sedikit pun, dan tanpa disangka mereka mampu menjalankan persoalan tersebut dengan baik.

Minat juga ternyata memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesan dalam mengasah keterampilan membaca seseorang. Semakin besar minat yang kita ciptakan, maka semakin besar pula peluang bagi kita untuk berhasil meningkatkan kemampuan membaca, begitupun sebaliknya, semakin kecil minat yang kita ciptakan, maka semakin kecil pula peluang bagi kita untuk berhasil meningkatkan kemampuan membaca.

Bagaimana cara menciptakan minat?

Pertama-tama yang perlu sobat lakukan adalah memperbaiki pola pikir, memperbaiki sikap, dan mulailah membentuk kebiasaan baik.

Minat bisa jadi bersifat subjektif. Membaca buku akan lebih mudah jika kita mengenal subjeknya. Apa yang kita sukai apa yang berkaitan dengan profesi di dalam kehidupan kita, akan mempermudah menciptakan minat itu sendiri, karena membacanya akan menguntungkan atau memiliki nilai manfaat praktis terhadap diri sendiri.

Yang perlu sobat tanamkan adalah mengetahui bobot atau nilai manfaat dari apa yang telah dibaca bagi diri sendiri. Temukan keuntungannya. Tanyakan pada diri sendiri, “Mengapa aku perlu membaca buku ini?”

Menurut Efendi dalam (Tomi Darmawan,2007), minat dapat ditumbuhkan dengan cara:

  • Membangkitkan suatu kebutuhan, misalnya kebutuhan untuk menghargai, keindahan, dan mendapatkan penghargaan.
  • Menghubungkan dengan pengalaman-pengalaman yang lampau.
  • Memberikan kesempatan untuk mendapatkan hasil yang baik karena mengetahui kesuksesan yang diperoleh akan menimbulkan kepuasan.

7. Membuat Peta Pikiran

Peta pikiran merupakan sebuah diagram yang digunakan untuk memvisualisasikan sebuah informasi secara sistematis dan terorganisir.

Metode ini sangat ampuh meningkatkan pemahaman, konsentrasi, dan daya ingat seseorang terhadap informasi yang didapat. Kegiatan mendapatkan informasi salah satunya adalah dengan cara membaca.

Apa susahnya membaca sambil berimajinasi?

Ciptakan imajinasi yang berkaitan dengan apa yang sobat baca, membuat peta pikiran di dalam alam pikir sobat sendiri. Peta pikiran membantu sobat memahami apa yang sedang atau telah sobat baca.

Jika membuat peta pikiran di alam pikir terasa sulit, sobat bisa menuliskannya pada secarik kertas, namun mungkin akan sedikit merepotkan, tidak jadi masalah selama sobat merasa nyaman dan tidak merasa repot. Intinya segala sesuatu harus dibuat menyenangkan dan tidak membebani.

Jika sudah terbiasa menerapkan metode ini, percaya, deh. Gak akan ada lagi istilah “Apa yang sudah aku baca tadi?” lalu kembali membaca halaman-halaman sebelumnya.

Lantas sekarang bagaimana cara membuat peta pikiran dalam konteks mengasah keterampilan membaca?

Sederhana saja. Setelah sobat membaca dengan cepat seluruh materi bacaan, buatlah peta pikiran dengan menggunakan judul-judul bab atau pembagian topik utama lainnya. Jika terasa masih sukar, bacalah sekali lagi secara keseluruhan lalu isilah detail-detail penting untuk diingat.

8. Banyak Berlatih

Semua poin dan metode yang sudah saya paparkan di atas, tidak bisa kita dapatkan hasilnya secara instan, perlu adanya proses berlatih untuk membiasakan diri menerapkan metode-metode di atas.

Di sinilah tantangan terbesarnya, sobat semua diharuskan menjaga konsistensi dan terus meningkatkan kemampuan membaca sobat secara bertahap dan terus-menerus, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Ingatlah bahwa hasil tidak pernah mengkhianati usaha, maka berlatihlah sekeras mungkin untuk mendapatkan hasil dan pengalaman yang lebih baik. Jika sudah terbiasa, tak terbayangkan betapa besar keuntungan yang bisa kita dapat dari hasil latihan kita selama ini.

Jangan pernah merasa rugi menghabiskan waktu untuk melakukan sesuatu yang bersifat positif dan memiliki nilai manfaat yang besar bagi diri kita sendiri. Apalagi hal ini untuk kepentingan belajar dan ilmu pengetahuan.

Tunggu apalagi? Mulailah berlatih saat ini juga!

Tips-tips yang sudah saya sampaikan di atas jika dipraktikkan dengan baik akan mendatangkan manfaat yang luar biasa dalam menopang keterampilan membaca dan belajar seseorang.

Sobat dapat meningkatkan kecepatan membaca tanpa takut kehilangan pemahaman akan isi bacaan, karena tips tersebut sangat jitu untuk meningkatkan pemahaman dan daya ingat seseorang.

Jangan kaget setelah menerapkan tips di atas, kepala sobat akan dipenuhi dengan perbendaharaan kata yang sangat kaya, karena setiap kata yang sobat baca, akan terekam jelas di dalam memori.

Tips di atas juga sangat efektif menghabiskan sedikit waktu untuk membaca sehingga waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan lain. Sangat cocok sekali untuk sobat yang memiliki kesibukan tingkat tinggi dalam kehidupan sehari-harinya. Hal ini menjadi solusi yang saya tawarkan, semoga cocok dan pantas bagi sobat yang memiliki jadwal padat dalam kesehariannya.

Semoga apa yang saya tulis dapat memberikan manfaat positif bagi pembaca.

Terima kasih.

Husna Hisaba

Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Tinggalkan Balasan

*