Sekilas tentang Novel Padang Ilalang

Husnahisaba.com – Siapa tahu ada di antara teman-teman pembaca yang penasaran dengan apa yang sebenarnya diceritakan dalam sebuah novel berjudul “Padang Ilalang” karya Muhammad Husna Hisaba. Pada postingan kali ini, saya akan mengekspos apa yang ada di dalam novel tersebut, tapi nggak sampai detail-detail amat, yah. Kalau semuanya saya ekspos, sampai hal-hal terperinci diekspos juga, untuk apa dong novelnya?

Memberi gambaran mengenai sebuah karya kepada para pembaca itu penting, setidaknya gambaran itu bisa dijadikan sebagai patokan bagi pembaca untuk menyesuaikan selera bacanya masing-masing. Kalau tertarik, minat, dan sesuai selera, nggak bakal rugi atau nyesel dong tentunya.

Sedikit informasi, novel ini merupakan novel perdana yang saya tulis. Pastinya banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, sehingga penilaian dari pembaca sangatlah berpengaruh bagi saya, untuk perbaikan kualitas penulisan kedepannya. Namanya juga penulis amatir, harus ngerangkak dulu, harus nulis tulisan “sampah” dulu, harus banyak minta pendapat orang lain, harus minta koreksi kelayakan tulisan kesana kemari, melakukan revisi berkali-kali, harus lapang nerima kritik dan masukan orang lain, apalagi masukan dari penerbitnya itu sendiri yang benar-benar bikin otak pusing tujuh keliling.

Pokoknya kalau jadi penulis pemula atau jadi penulis amatiran kayak sayamah, bakal ruwet deh. Tapi itu adalah cara untuk melahirkan sebuah karya yang terbaik, bukan karya asal-asalan atau tok padu jadi. Mungkin bagi pembaca atau orang lain, karyanya tidak seberapa, tapi bagi penulisnya, setiap tetes keringat perjuangannya itu sangatlah bermakna.

“Aku menulis untuk diri sendiri, aku rasa tak seorang pun akan menikmati buku ini lebih dari yang kurasakan saat membacanya.” JK Rowling.

Kayaknya saya sehati, deh, dengan apa yang dikatakan oleh penulis kelas internasional yang termasyhur itu. JK Rowling, penulis sebuah novel berjudul Harry Potter sobat semua tahu, kan? bagaimana booming-nya novel Harry Potter.

Bahkan penulis sekelas JK Rowling, memilih menulis untuk kesenangannya sendiri. Gampangnya, “Bodo amat dah sama apa yang dikata orang lain mengenai karya tulis kita.” Karena memang yang benar-benar merasakan esensi dari menulis sebuah karya itu, ya diri sendiri sebagai penulisnya.

Tapi, ada pengecualiannya, loh ya. Bodo amat si bodo amat, tapi kita harus tetap bisa mempertimbangkan beberapa masukan, kritik, dan saran positif dari pembaca. Karena bagaimana pun, pembaca berperan penting bagi perkembangan dan kemajuan kualitas tulisan kita. Hargai pembaca, Sob.

Kembali ke topik bahasan dalam postingan ini.

Sebenarnya Novel Padang Ilalang Menceritakan tentang Apa???

Banyak sekali nilai-nilai dan filosofi-filosofi yang saya tulis didalamnya, namun tidak semuanya diungkapkan secara tersurat, beberapa makna cerita disajikan secara implisit atau tersirat, nggak asyik rasanya jika semuanya ditulis dan diungkapkan secara gamblang.

Sepertinya novel ini cocok dibaca untuk sobat yang ingin merasakan serunya sebuah pertemanan dan persahabatan yang diwarnai oleh keunikan serta keluguan orang-orang yang terlibat didalamnya.

Yang pasti sebagai penulis, saya selalu berusaha untuk menyajikan sesuatu yang positif dan bermanfaat bagi pembaca, bukan menulis sesuatu yang negatif atau merugikan pembaca, itu poin utamanya.

Sebelum sobat memutuskan untuk membaca novelnya, sebaiknya simak uraian berikut ini terlebih dahulu, mengenai sekilas tentang novel Padang Ilalang.

1. Novel yang Mengisahkan Tentang Perjalanan Mencari Esensi Kebahagiaan yang Sesungguhnya.

Pada halaman awal novel ini, sebelum masuk ke bagian satu, saya menyisipkan nasihat atau sebuah quote yang didapat dari sahabat saya di bangku SMA/MA, sebuah kehormatan mendapat nasihat dari sahabat saya yang satu ini, karena memang ia adalah orang yang bijak dan tidak banyak berbicara, sekalinya berbicara, semua orang yang mendengar bisa dibuat terpukau olehnya.

Maka dari itu, saya menjadikan gagasan dia, sebagai landasan terbentuknya novel ini, sebuah nasihat yang berharga mengenai esensi kebahagiaan yang sesungguhnya, jika sobat merasa diri sobat belum bahagia sepenuhnya, atau masih belum bisa menemukan rasa yang sesungguhnya dari kebahagiaan. Bisa jadi novel ini cocok menjadi bahan bacaan di waktu luang.

Sobat bisa menyaksikan sebuah kisah, tentang bagaimana perjalanan seorang lelaki tangguh dalam mencari sesuatu yang hilang dari dirinya, yaitu sebuah esensi kebahagiaan.

Arti dan makna kebahagiaan yang saya tulis didalamnya, merupakan opini pribadi saya dan juga gagasan dari sahabat saya, setelah membaca novel ini, silakan sobat pikirkan. Apakah arti dan makna kebahagiaan yang tertuang pada novel tersebut, dapat diiterima dan sesuai dengan arti kebahagiaan yang ada di benak sobat sendiri?

2. Mengisahkan Tentang Persahabatan yang Unik dan Menarik

Berbicara tentang persahabatan, novel Padang Ilalang menyajikan sebuah cerita tentang persahabatan yang bisa dijadikan contoh positif dalam membangun hubungan pertemanan atau persahabatan dengan sesama.

Sebuah perjalanan persahabatan yang akan membuat kita tersadar, bahwa dari hal-hal sederhana bisa terjalin hubungan persahabatan yang baik serta mampu menciptakan kebahagiaan.

Selain itu, novel ini mengajarkan bagaimana solidaritas atau kebersamaan dapat terbentuk dan terjalin dengan baik. Menghadapi berbagai keadaan, baik suka maupun duka bersama, menyelesaikan berbagai permasalahan bersama, melewati lika-liku arus kehidupan bersama, dan berjuang bersama mencapai sebuah tujuan yang mulia.

Bukankah semuanya akan terasa mudah jika dilakukan bersama?

Sobat akan menemukan sosok-sosok yang unik dan lain dari yang lain, tokoh-tokoh yang memiliki perbedaan satu sama lain, namun dapat saling melengkapi serta saling menutupi kekurangan masing-masing. Mereka adalah orang-orang konyol yang terkumpul dalam satu wadah, yaitu persahabatan.

Penasaran dengan aksi dan perjalanan mereka? Kuy, baca lebih lanjut di novelnya.

Oh, ya. Orang-orang di dalam novel tersebut, merupakan cerminan dari sahabat-sahabat Husna di dunia nyata loh, walaupun tidak sepenuhnya sama dan ada sedikit perbedaan gambaran fisik.

3. Berlatarkan Kehidupan Sehari-Hari dan Kehidupan di Lingkungan Pendidikan

Novel ini dibuat menyesuaikan realitas kehidupan sehari-hari dan kehidupan di sekolah atau lingkungan pendidikan dari SD hingga SMA.

Dengan mengangkat cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari, hal ini memudahkan sobat untuk menginterpretasikan cerita didalamnya, namun tidak pula membatasi daya imajinasi sobat yang terbilang luas dan tanpa batas, semua bisa dinikmati secara seimbang.

Menurut saya, cocok menjadi bahan bacaan sobat yang sekarang tengah duduk dibangku sekolah, siapa tahu sobat mengalami permasalahan atau peristiwa yang sama dengan tokoh-tokoh didalamnya, dengan begitu sobat bisa menemukan jalan keluar dan solusi melalui buku ini.

Pada dasarnya buku ini mengajarkan bagaimana kita hidup dengan baik dan bermakna entah itu di lingkungan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, maupun di lingkungan sekolah.

4. Memberikan Semangat untuk Berprestasi

Tokoh-tokoh dalam novel Padang Ilalang memiliki berbagai macam kelebihan dan kekurangan. Mereka memiliki kemampuan yang berbeda-beda, namun dari perbedaan itu mereka bisa saling melengkapi satu sama lain, berprestasi dan unggul di bidangnya masing-masing, berjuang bersama-sama menjadi manusia yang berguna serta dapat membawa nama baik sekolah tempat mereka menimba ilmu.

Mereka adalah orang-orang yang sangat pandai menutupi kekurangan-kekurangan yang ada pada diri mereka dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki atau dengan saling meutupi satu sama lain. Jika bersama, mungkin bisa dikatakan nyaris tanpa kekurangan.

“Kita Berbeda. Oleh karena itu, kita semua harus menemukan hal yang bisa dilakukan. Dan dengan menggabungkan perbedaan itu, kita bisa menjadi lebih kuat. Setiap orang itu berbeda, mereka memiliki tugas masing-masing. Temukan tempat dimana kamu bisa menutupi celah dan kekurangan yang ada, menjadi sebuah kelebihan.”

Selain itu novel ini juga mengajarkan kepada kita bahwa tidak selamanya orang bodoh itu bodoh. Bodoh hanyalah predikat untuk orang yang malas berusaha dan berjuang. Sebenarnya tidak ada orang yang bodoh. Orang yang dikatakan bodoh, belum tentu bodoh. Di dalam novel ini diceritakan bagaimana orang-orang yang dianggap bodoh oleh teman-teman di sekolahnya, mereka mampu bersaing, unggul, berprestasi, dan membungkam semua mulut yang telah menghina serta menganggap mereka bodoh. Menarik, bukan? Bagaimana yah perjuangan mereka mengangkat harkat dan martabat mereka yang telah diinjak-injak?

5. Menghadirkan Nasihat-Nasihat Sederhana namun Penuh Makna

Kalau poin ini, merupakan poin inti dan paling penting yang saya sajikan dalam novel. Apalah arti sebuah novel jika tidak ada amanat yang bisa kita ambil didalamnya. Maka dari itu, saya hadirkan sebuah nasihat serta nilai-nilai kebaikan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita tahu bahwa di era sekarang ini, krisis moral sedang melanda secara masif, dan memang sangat meresahkan kita semua. Novel ini hadir membawa pesan-pesan moral yang disajikan secara sederhana serta dikemas menyesuaikan perkembangan zaman, sehingga mudah dipahami dan direalisasikan. Diharapkan dengan adanya novel ini, bisa dijadikan seabagai penyeimbang untuk menanggulangi dampak negatif dari perkembangan zaman bagi generasi muda.

Nasihat didalam novel ini ada yang disampaikan secara tersurat dan ada juga yang disampaikan secara tersirat, Sob. Ada yang disampaikan melalui tokoh-tokoh didalam cerita, ada nasihat atau pesan moral dari sebuah peristiwa yang terjadi didalam cerita, dan ada juga nasihat yang disampaikan oleh sudut pandang penulis (POV 3).

Kira-kira apa saja yah nasihat yang bisa kita ambil dari cerita didalam novel tersebut?

Husna Hisaba

Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Tinggalkan Balasan

*