Alasan Mengapa Saya Terjun ke Dunia Blogging

Husnahisaba.com – Aktivitas blogging saat ini banyak digemari oleh banyak orang dari berbagai kalangan dengan bermacam-macam tujuan. Semuanya dilakukan oleh masing-masing individu maupun kelompok, untuk mencapai sebuah kepuasan atau mencapai sebuah keberhasilan dari tujuan yang telah ditetapkan.

Keinginan manusia yang tidak ada habisnya, membuat manusia terus-menerus merasa haus, meskipun pada awalnya ia telah merasa puas, sehingga terciptalah berbagai macam terobosan-terobosan baru, inovasi-inovasi baru, perkembangan-perkembangan yang masif dan variatif dalam berbagai bidang, termasuk di dalam dunia internet, khususnya dunia blogging.

Memiliki sebuah blog seolah menjadi kebutuhan sosial bagi manusia untuk berinteraksi dan menunjukkan eksistensi diri kepada dunia. Banyak orang yang berlomba-lomba, mungkin termasuk saya dan sobat semua, untuk menjadikan blog miliknya, menjadi blog yang prima, ideal, diminati, disukai, dan pastinya dapat menarik orang lain untuk datang berkunjung ke dalam blog  dengan daya tarik konten yang disajikan didalamnya.

Dengan begitu keberadaan kita akan lebih diakui, eksistensi kita benar-benar hidup, nama kita akan semakin melambung dan memiliki nilai di mata masyarakat internet, mungkin itu menjadi sebuah kepuasan tersendiri bagi sebagian orang, tapi tidak bagi sebagian lainnya.

Rata-rata tujuan orang nge-blog, ya seperti yang sudah saya paparkan di atas, untuk membangun sebuah personal branding. Membangun personal branding merupakan sebuah tujuan yang baik, jika tidak sampai menyebabkan kita merasa sombong, ujub, tinggi hati, dan menuhankan dunia. Namun tidak hanya itu saja, tujuan orang nge-blog itu sangat bervariatif, Sob.

Yang saya sampaikan sebelumnya itu, merupakan tujuan umum orang-orang terjun ke dunia blogging, dan satu lagi yang paling umum, yaitu menjadikan aktivitas blogging sebagai ladang untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah, bahkan bisa menjadi sumber penghasilan masif, jika kita benar-benar konsisten dan menekuni aktivitas yang satu ini.

Nah, untuk sobat yang belum mencoba melakukan aktivitas blogging, jangan kebanyakan mikir. Cobalah! Dan rasakan sensasinya … Tentukan niat serta tujuan sobat, dan tentukan pula apa yang akan sobat berikan, kontribusi apa yang akan sobat berikan untuk dunia.

Lantas bagaimana dengan diri saya sendiri?

Kini saatnya, saya menceritakan sedikit pengalaman yang saya miliki, ketika pertama kali memutuskan untuk membuat sebuah blog. Semoga saja bisa memberikan manfaat dan dorongan positif bagi sobat pembaca.

Awal mula saya terjun ke dunia blogging dan merintis blog pertama saya, pada saat itu saya berumur 16 tahun, tepatnya ketika duduk di bangku kelas satu SMA.

Dari sekian banyak alasan, kemungkinan, motif, tujuan, dan berbagai pertimbangan matang pada saat itu. Akhirnya saya memutuskan bahwa saya merasa perlu untuk terjun dalam dunia blogging dengan alasan sebagai berikut.

1. Hobi Menulis

Ya, walaupun tulisannya kaga bagus-bagus amat, dan masih amatiran, tapi entah mengapa saya senang menulis. Berbagai hal menarik dan menggugah hati, selalu saya tulis, terutama nasihat-nasihat dari guru-guru saya yang benar-benar sarat akan makna. Sehingga saya merasa beruntung dapat mengingat, tanpa takut lupa akan nasihat dari guru-guru saya, dengan membaca tulisan saya sendiri yang tersimpan dan terjaga dengan baik hingga saat ini. Mungkin ini menjadi salah satu alasan mengapa kita harus menulis.

Yah disinilah letak keuntungan dan manfaat dari aktivitas menulis, sebagai media untuk menyimpan pesan-pesan positif, ilmu pengetahuan, dan berbagai hal lainya agar tetap terjaga, sebagai media untuk merekam jejak sejarah, dan menjadikan manusia akan tetap hidup meskipun telah mati. Karena buku atau tulisan akan sulit ditelan oleh zaman.

Selain menulis pesan-pesan positif yang didapat dari berbagai sumber. Kesenangan saya yang lainnya adalah menulis sebuah karya sastra, entah itu berupa cerita pendek (Cerpen), Cerita bersambung (Cerbung), Puisi, prosa, novel, dan karya sastra populer lainnya.

Nah dari kesenangan itulah yang melandasi berdirinya blog pertama saya, yang saya sebut sebagai blog eksperimen, karena disamping itu blog pertama yang saya buat, pada saat itu juga ilmu blogging yang saya miliki benar-benar “nol”. Sambil menulis menjalankan hobi, belajar blogging pula, memperbanyak pengalaman, eksperimen, mencari tahu berbagai hal untuk optimasi blog, dan lain sebagainya.

Blog pertama, yang merupakan blog eksperimen itu, namanya Goresan Pena (www.goresanpenahusna.blogspot.com). Masih menggunakan platform blogger dan domain gratisan dari blogger. Belum berani mengeluarkan modal, sebelum benar-benar tahu seluk-beluk mengenai blog, ya minimal dasar-dasar ilmu blogging.

Awalnya blog Goresan Pena, saya buat sebagai wadah untuk menuangkan karya sastra berupa cerpen, cerbung, dan puisi milik saya sendiri, namun seiring berjalannya waktu, banyak teman-teman saya yang tertarik untuk menulis di blog tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk menjadikan blog saya lebih umum lagi, menerima tulisan dan kontribusi dari orang lain, terutama teman-teman saya pada saat itu.

2. Membawa Misi Berbagi Manfaat dan Kebaikan

Alasan yang satu ini merupakan alasan ideologis dalam diri saya sendiri. Berbagi manfaat dan kebaikan, merupakan salah satu cara yang saya lakukan untuk berdakwah, menyeru kepada kebaikan, mempengaruhi orang untuk melakukan kebaikan, sehingga terciptalah sebuah kemaslahatan.

Tulisan-tulisan awal yang saya muat di blog, selalu disisipkan nilai-nilai islami dan nilai-nilai moral, tulisan saya loh ya, kalau tulisan teman-teman saya yang lain, beberapa lebih suka menulis dengan genre romance atau tentang cinta, tidak masalah, setidaknya saya telah berhasil menciptakan sebuah wadah, sebuah tempat berkarya dan menuangkan segala kreativitas bagi teman-teman saya, dan itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya, karena setidaknya saya telah mampu meingkatkan kemanfaatan diri bagi orang lain.

“Sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya.”

Tulisan-tulisan yang saya buat pada saat itu, pada saat awal saya nge-blog, cenderung kaku dan kurang menarik.

Hal itu mungkin dikarenakan terlalu eksplisit menyuarakan kebaikan, terlalu gamblang memberikan pesan-pesan moral, sehingga kurang renyah untuk dibaca, perlu dibumbui kembali.

Maklum, dulu saya belum mengenal metode dan strategi menulis, serta mempengaruhi pembaca, belum bisa membaca situasi, perkembangan zaman, target pembaca, keinginan dan kesenangan pembaca, dan faktor-faktor lainnya yang menyebabkan tulisan kita dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Dan kalau boleh jujur, sebenarnya sampai saat ini pun saya masih terus berupaya dan berusaha belajar menjadikan tulisan saya ini dapat diterima dengan baik oleh pembaca.

Menjadi sebuah harapan besar bagi setiap penulis maupun blogger, untuk menjadikan tulisan yang dibuat dapat diterima dengan baik oleh pembaca, pesan-pesan yang terkandung didalam tulisan tersebut dapat sampai di hati pembaca, dan tentunya dapat memberikan manfaat positif bagi pembaca.

Setalah saya belajar banyak mengenai hal ini. Jika kita ingin tulisan yang dibuat dapat diterima dengan baik dan pesan-pesan yang terkandung didalamnya dapat tersampaikan dengan baik, bahkan, kita dapat mempengaruhi orang lain.

Kuncinya adalah, buatlah tulisan yang menarik, mempunyai daya tarik, memiliki mutu dan kualitas tulisan yang baik, renyah dibaca, tidak kaku, yah pokoknya bersahabat dengan pembaca, tidak hanya itu, banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhinya, tapi hal-hal diatas mungkin bisa kita jadikan acuan.

Sobat pembaca perlu tahu, nih. Bahwa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain itu, sangatlah menyenangkan dan banyak sekali keutamaannya. Yuk .. Tingkatkan nilai kemanfaatan diri bagi orang lain. Percayalah, setiap kebaikan yang kita lakukan, akan mendapat balasan yang lebih baik dari Sang Pencipta.

3. Saya beralasan, dengan memiliki sebuah blog, saya memiliki tempat untuk menuangkan segala ide, gagasan, dan pemikiran yang saya miliki.

Punya blog sendiri itu menyenangkan, loh. Kita bisa berkreasi, berekspresi dan menuangkan segalanya ke dalam blog yang kita punya. Saya sendiri, sebagai blogger, merasakan kepuasan tersendiri ketika saya mampu menuangkan gagasan, ide, dan pemikiran-pemikiran saya dalam bentuk tulisan ke dalam sebuah blog.

Blog sebagai sarana untuk mengungkapkan dan menuangkan apa yang kita miliki. Di samping itu, ide yang kita tuang di dalamnya, bisa diketahui dan diakses oleh banyak orang, bahkan seluruh masyarakat internet di dunia. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh kita untuk membangun sebuah relasi dan pengaruh positif bagi orang lain.

Jangan malu, jangan ragu, dan jangan merasa berkecil hati, untuk menuangkan apa yang terpikirkan didalam benak kita. tunjukkan dan berikan kontribusi terbaik bagi dunia.

4. Membangun Personal Branding dan Menciptakan Pengaruh Baik Bagi Orang Lain.

Dari dulu, saya selalu berpikiran dan berkhayal menjadi seorang pahlawan, menjadi super hero, menjadi orang yang memiliki pengaruh baik bagi orang lain. Mungkin dengan blogging inilah jalan bagi saya untuk merealisasikan impian tersebut.

Blog menjadi sarana yang tepat untuk membangun personal branding, membangun nama baik kita di mata publik. Ketika personal branding telah terbangun dengan baik, kredibilitas kita di mata orang lain telah terbentuk, maka akan semakin mudah bagi kita untuk mempengaruhi, menyeru, dan mengajak orang lain kepada kebaikan.

Membangun personal branding, sama dengan meningkatkan kualitas diri, sehingga kita di tuntut untuk terus menerus memperbaiki diri, menjadikan diri lebih baik lagi daripada sebelumnya, dan bagi saya, semuanya harus diniatkan karena Allah SWT. bukan karena ingin dipuji dan dipandang baik oleh manusia. membangun personal branding boleh, tapi ingat ! Jangan sekali-sekali melupakan Allah, menjadikan diri kita sombong, tinggi hati, dan terlena oleh gemerlap dunia.

Niatkan segala sesuatunya karena Allah. Insha Allah, jika kita meniatkan segala sesuatunya karena Allah, maka Allah akan berikan bonus-bonus-Nya kepada kita. pencapaian-pencapaian dan keberhasilan-keberhasilan yang telah kita raih, itu semua merupakan karunia, bonus dari Allah SWT., yang harus kita syukuri.

Mungkin itu saja pengalaman yang bisa saya share untuk sobat pembaca. itulah alasan mengapa saya merasa perlu untuk terjun ke dunia blogging, melakukan aktivitas nge-blog dan menjadi seorang blogger. oh ya, saya bukan seorang full time blogger, yah. blog bagi saya, layaknya sosial media yang digunakan untuk aktivitas sosial dalam dunia internet, tempat membangun relasi pertemanan, membangun personal branding, tempat berbagi, dan tempat menebar manfaat.

Semoga dari postingan yang satu ini, bisa menambah motivasi dan semangat sobat pembaca. Syukur-syukur bagi yang belum terjun ke dunia blogging, bisa memulai aktivitas bloggingnya saat ini juga, dan mulai menebarkan manfaat bagi dunia.

Husna Hisaba

Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Tinggalkan Balasan

*